Menelaah Modul Materi Sajak Sunda Kelas 7 dengan Prinsip Understanding By Design (UbD)

 Modul ajar dan LKPD bisa diakses melalui laman google drive berikut:

Modul Sajak dan LKPD

Sekarang, mari kita telaah berdasarkan Prinsip UbD:

Berikut adalah rubrik cheklistnya -> Rubrik Cheklist

Seperti yang kita tahu, model UbD dikembangkan oleh Wiggins & McTighe dengan 3 tahap utama:

📌 1. Identifikasi Hasil yang Diharapkan (Desired Results)

✔️ Kekuatan:

 • Capaian Pembelajaran ditulis dengan jelas, yaitu:

 1. Memahami struktur dan unsur sajak Sunda.

 2. Mengidentifikasi nilai budaya dalam sajak Sunda.

 3. Menulis sajak Sunda.

 4. Membacakan sajak dengan ekspresi yang tepat.

 • Kompetensi Awal dan Profil Pelajar Pancasila sudah disebutkan — ini penting sebagai pijakan kompetensi prasyarat dan karakter.

 • Pemahaman Bermakna (Enduring Understanding) disebutkan:

Peserta didik akan belajar tentang sajak Sunda sebagai bentuk ekspresi budaya dan memahami pesan moral serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.


✔️ Catatan:

Akan lebih kuat bila Essential Questions (Pertanyaan Mendasar) ditulis lebih eksploratif agar mendorong berpikir kritis, misal:

 • Mengapa masyarakat Sunda menuangkan nilai budaya dalam bentuk sajak?

 • Bagaimana sajak bisa menjadi cermin identitas budaya?



📌 2. Tentukan Bukti Keberhasilan (Assessment Evidence)

✔️ Kekuatan:

 • Penilaian dirancang lengkap:

 • Sikap (jujur, disiplin, kreativitas)

 • Keterampilan dengan rubrik detail untuk:

 • Struktur, kreativitas, intonasi, ekspresi, gestur, penghayatan.

 • Rentang skor jelas dan transparan.


✔️ Catatan:

Bagus jika ditambahkan contoh hasil kerja yang diharapkan (work sample/exemplar), untuk membantu siswa memahami standar yang dituju.



📌 3. Rancang Rencana Pembelajaran (Learning Plan)

✔️ Kekuatan:

 • Skenario pembelajaran terstruktur, sesuai dengan tahapan UbD:

 • Eksplorasi konsep → Mengamati contoh sajak.

 • Analisis → Diskusi dan identifikasi unsur sajak.

 • Aplikasi → Menulis sajak.

 • Ekspresi → Membacakan sajak.

 • Model Problem Based Learning (PBL) dan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) sudah sesuai untuk konteks lokal-budaya Sunda.


✔️ Catatan:

Bagus bila di setiap pertemuan ada pertanyaan refleksi pemantik yang mengarah ke Essential Questions tadi, bukan hanya soal prosedural.



📊 Kesimpulan Telaah:


✅ Modul ini sudah baik dan rapi disusun berdasarkan kerangka UbD:

 • Hasil belajar jelas

 • Penilaian autentik

 • Rencana pembelajaran sistematis


📌 Saran Penguatan:

 1. Tambahkan pertanyaan mendasar (essential questions) yang lebih konseptual dan menantang.

 2. Sediakan contoh karya hasil siswa (work sample).

 3. Sertakan peta konsep atau diagram alur tentang “Sajak Sunda” sebagai penguatan visual.

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Tulisan ini sangat menarik karena mengulas modul sajak Sunda secara mendalam dan terstruktur. juga Saya setuju sekali bahwa penting untuk menambahkan pertanyaan-pertanyaan reflektif dan contoh karya siswa agar pembelajaran lebih bermakna.
    Ulasan ini bisa dijadikan sebuah referensi bagus bagi guru dalam menyusun modul yang kontekstual dan relevan dengan budaya lokal.

    BalasHapus
  3. Setelah saya membaca dan menelaah modul materi Sajak Sunda untuk kelas 7 dengan pendekatan Understanding by Design (UbD), saya melihat bahwa struktur modul ini sudah cukup baik dan mengikuti alur perencanaan pembelajaran yang terarah.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer